Cara Mengenalkan Fase Bulan Pada Anak Dengan Menyenangkan




Cara  Mengenalkan Fase Bulan Pada Anak Dengan Menyenangkan ; Pada Ramadhan tahun ini (2019) anak-anak usia nya 5 yo & 4 yo, saya cari-cari referensi untuk kegiatan anak di bulan Ramadhan ini. Walaupun belum melaksanakan puasa sepenuh nya, berharap bulan Ramadan ini bisa penuh makna untuk anak-anak.
                     
Dari hasil pencarian referensi kegiatan dibuatlah sebuah catatan beberapa kegiatan yang akan di kenalkan dan kita lakukan pada Ramadhan ini salah satu nya adalah mengenai Hilal. Bunda sudah download printable tentang Hilal tapi ga tau gimana ya cara memulai mengenalkan ini ke anak-anak. Hehehehe.

Lalu nenek belikan anak-anak buku, salah satu nya buku Ramadhan PertamaKu. Dalam buku itu diceritakan bahwa Ibadah puasa dimulai dengan melihat Hilal. Lalu muncul pertanyaan apa itu Hilal ? kenapa bulan nya berubah-berubah ? dan diikuti dengan pertanyaan – petanyaan lain . Emang buku selalu jadi penyelamat orang yang butuh ilmu. Nah kalau udah muncul rasa ingin tahu anak-anak, Bunda lebih mudah untk mengembangkan nya. Syukur lah akhirya printable bisa keluar dari tempat penyimpanan nya. Hehe. Klo engak bisa bejamur.

Buku Ramadhan Pertamaku

Melihat bentuk bulan yang banyak pada printable anak sulung saya langsung tanya : Bunda kok bulan nya banyak ? hehe belum juga mulai cerita udah ditanya lagi. Hiihih

Jadi Hilal itu Bulan Sabit yang tipisss banget. Umat islam menjadikan Bulan sebagai tanda mulai dan berakhir nya ibadah puasa. Bulan tetap cuma satu dan bentuk nya bulat, yang mejadikan nya beda adalah karena bulan berputar mengelilingi bumi dan bagian bulan yang terkena sinar matahari itu yang menyebabkan bentuk bulan berubah-ubah biasa disebut dengan fase bulan.

Ada 8 fase bulan :

1.       Fase bulan baru ( New Moon )
2.       Fase bulan sabit muda / Hilal ( Waxing Cresent )
3.       Fase separuh bulan awal ( First Quarter )
4.       Fase cembung awal / bulan besar ( Waxing Gibbous )
5.       Fase bulan purnama ( Full Moon )
6.       Fase Cembung akhir / bulan susut ( Wanning Gibbous)
7.       Fase separuh bulan akhir ( Third Quarter )
8.       Fase bulan sabit tua ( Wanning Cresent )   

Setiap malam kami melihat bulan, main tebak-tebakan bentuk bulan  nya seperti apa ya malam ini ? Masyaallah. Kalau belajar text book dan langsung praktek pasti menyenangkan dan selalu teringat oleh anak-anak ya Bund.

Bagi anak-anak dibawah umur 6 Tahun seperti anak saya, pengenalan bulan ini dibuat ringan saja ya, agar anak tidak binggung. Insyaallah rasa ingin tahu nya akan terus muncul jika kegiatan belajar mengajar dibuat ringan menyenangkan.

Setelah mengetahui bentuk bulan, kita bisa membuat kegiatan lanjutan seperti :

1.   Mewarnai bentuk bulan. Bagian bulan yang terkena sinar matahari diwarnai dengan warna terang sedangkan bagian bulan yang tidak terkena sinar matahari berwarna gelap . Sambil mewarnai kita bisa terangkan dan bertanya bentuk bulan apa yang sedang anak-anak warnai.

2.    Mewarnai bentuk bumi. Bunda bisa menerangkan warna-warna yang akan kita pakai pada saat mewarnai bentuk bumi. Misal warna biru berarti air, sambil sedikit diberi penjelasan ala anak-anak, seperti : Allah ciptakan banyak air di bumi agar manusia, hewan dan tumbuhan dibumi tidak kehausan . Lalu  warna coklat berarti daratan, hijau berarti pegunungan jangan lupa sisipkan cerita di dalam nya ya Bund.

3.  Bagi anak-anak yang baru belajar baca tulis bisa diminta untuk menulis kata BULAN, BUMI,MATAHARI.

4.  Kebiasaan kami dirumah setelah belajar sesuatu, anak-anak mempresentasikan apa yang mereka pelajari hari ini. Presentasi ala anak-anak , biarkan mereka menjelaskan dengan bahasa nya. Tujuan nya agar Bunda bisa mengetahui seberapa banyak kosa kata yang mereka pahami, agar terbiasa bicara di depan forum kelak bisa kita mulai dari bicara didepan anggota keluarga sendiri.


4 komentar:

  1. Jika bulannya berwarna merah bulat, itu disebut apa ya bun ? beberapa hari saya menemukan bulan seperti itu di laut bintan

    BalasHapus
  2. Peristiwa gerhana bulan ga ada kah?
    apa tidak perlu dikenalkan?

    BalasHapus
  3. Terimakasih kakak keren.... Bisa diterapkan untul duo crucils nih... Ntar sy suruh bikin gambar sendiri biar senang mereka...

    BalasHapus
  4. Menerangkan hilal dengan cara seperti iniakan mudah dimengerti oleh anak-anak ya Mbak. Kayaknya saya harus mencobanya seperti ini ah.

    BalasHapus