Pusing-pusing di Terminal 3 Ultimate Soekarno Hatta

Judul ini bisa bermakna dua, dan dua-duanya bisa benar. Pertama bermakna muter-muter di Terminal 3U. Ya, beberapa hari lalu saya dan keluarga muter-muter di terminal 3 Ultimate bandara Soekarno Hatta. Ini adalah pertama kalinya saya menjajal terminal 3U, walaupun hanya sekadar mengantar keluarga yang akan ke luar kota. Sebelumnya saya pernah singgah di terminal yang masih tergolong baru ini, tapi hanya landing, dan langsung pulang. Jadi belum sempat berkeliling.

Nah, beberapa waktu lalu saya sempat berkeliling ke beberapa spot. Apa yang menarik dari terminal 3 Ultimate bandara Soekarno Hatta ini? Bagi saya yang belum mengunjungi banyak bandara, yang menarik adalah desain gedung yang memang beda dengan terminal lainnya di bandara Soetta. Terminal 3U memiliki desain modern, lengkap dengan kesan megah.

Saya masuk melalui gedung parkir, kemudian langsung naik lift menuju lantai 3. Di sana pengunjung diberikan pemandangan jejeran outlet penjual makanan, roti-rotian, minuman, macam-macam.

Saya dan keluarga justru bingung mencari di mana tempat check in penumpang. Kami pun hanya berjalan mengikuti feeling, naik ke lantai empat, sampai akhirnya bertemu penunjuk arah. Berbekal pemahaman seadanya dari penunjuk arah tadi, akhirnya kami menemukan serentetan loket check in. Sangat banyak counter check in yang disediakan di lantai 4 ini. Untuk Garuda sendiri ada belasan (bahkan mungkin puluhan?) counter check in dengan berbagai fungsi. Ada yang untuk umum, ada yang untuk penumpang berkebutuhan khusus, dll.

Puas melihat deretan counter check in, saya berkeliling lagi dan menemukan ATM Center yang berbentuk melingkar ditemani tanaman-tanaman cantik. Saat lagi asik menikmati suasana yang kece, tiba-tiba seorang wanita muda meminta tolong saya untuk memotret dirinya dan teman-temannya yang baru saja berjumpa kembali. Saya pun menerima, walaupun agak enggan karena khawatir hasilnya mengecewakan. Alhamdulillah, sepertinya mereka senang-senang saja. Memang begitulah bandara, tempat pertemuan, melepas rindu. Sekaligus tempat perpisahan, harapan akan perjumpaan lagi.



Di area ini, ada lebih banyak lagi outlet makanan. Pokoknya penumpang yang masih punya banyak waktu menunggu flight tidak akan bingung mencari tempat makan. Karena banyak banget gaess. Macem di food court mall. Apalagi makan dengan pemandangan pesawat yang landing dan take off. Beeuuhh..

Sedang asik lihat-lihat, tiba-tiba panggilan alam datang, alias harus segera ke toilet. Ah, santai, toilet di depan mata. Namun ternyata antriannya puanjang sekali. Alhasil cari lagi lah toilet lain. Seperti dugaan, toiletnya pun bersih dan bagus. Ada juga musholla di tempat yang mudah diakses, jadi tidak susah dicari. Bagi yang bawa bayi pun tak perlu khawatir, ada nursery room yang sepertinya juga bagus. Saya tidak sempat masuk, tapi melihat kecenya terminal 3 Ultimate ini, semoga nursery room-nya tidak seperti nursery room di terminal 1 yang agak mengecewakan karena sempit (ups, curcol). 

Jam menunjukkan pukul 18.00, saya dan keluarga pun menyudahi pusing-pusing kali ini. Dan memang agak pusing beneran awalnya karena belum biasa. Tapi setelah ketemu kuncinya jadi ngga pusing lagi, palingan pegel aja siy. Hehehe..

Ketika sampai di parkiran, antrian mobil yang baru masuk sudah mengular bahkan sampai palang pintu masuk. Padahal parkiran di dalam masih banyak yang kosong, entah apa yang menyebabkan tersendatnya antrian ini. Kalau yang mengejar flight pasti sudah mulai panik melihat kemacetan di parkiran.

That’s all for today. Melihat Terminal 3 Ultimate ini membuat saya penasaran dengan bandara di luar negeri, supaya bisa membandingkan. Semoga lain kesempatan bisa, ke Changi misalnya. Hehe..

Thank you for reading. Feel free to drop comment yaa.. ☺

0 komentar:

Posting Komentar