Asyiknya Jalan-jalan dengan Bus MiniTrans

Liburan panjang di Jakarta adalah momen saya menepati janji pada si bocil untuk mengajaknya naik bus. Karena sudah sering menjanjikan naik bus, dan selama di Batam baru sekali naik TransBatam. Itupun kebagian yang AC-nya rusak. Hiks. Jadi sepertinya sekarang saat yang tepat untuk mengajak bocil naik bus yang nyaman. Dan pilihan jatuh pada bus MiniTrans 1QM jurusan Blok M-Rempoa. Kenapa? Karena ini yang paling dekat dari rumah. So, here we go!



MiniTrans ini semacam feeder TransJakarta, tarifnya pun sama, Rp3500. Kami naik dari halte pertama. Ketika naik, bus masih kosong, hanya ada rombongan saya (ibu dan bocil), dan seorang bapak-bapak. Jadi saya bisa cukup leluasa memotret bagian dalam bus. Bagi yang tidak memiliki emoney atau JakCard, tak perlu khawatir, bus menerima pembayaran cash kok.



Bus melaju perlahan namun pasti. Tak berhenti di sembarang tempat, bus hanya berhenti di tempat yang memiliki rambu stop dan tulisan “tempat pemberhentian bus pengumpan TransJakarta”. Harus diakui, saya cukup terpana dengan para penumpang yang taat untuk naik di tempat yang telah ditentukan. Kondektur bus pun tegas menolak ketika ada seorang penumpang yang ingin turun sembarangan.

Ingatan saya pun langsung mengembara ke masa 12 tahun lalu, ketika rutin naik Metromini ke sekolah. Betapa semerawutnya kala itu. Penumpang bebas naik turun di mana saja, sopir pun tak jarang ngebut atau ugal-ugalan, ditambah dengan banyaknya asap rokok di dalam bus. Ahh.. betapa jadi terasa berkali lebih nikmat menumpang bis MiniTrans ini. Tapi Metromini dengan rute serupa juga masih ada, walaupun jumlahnya hanya sedikit.
metromini
The Old MetroMini Bus

Kenyamanan berkendara dengan MiniTrans juga ditunjang dengan fasilitas di dalam bus. AC, 18 tempat duduk yang nyaman, bus yang bersih. Tersedia tempat sampah kecil, kamera CCTV (walaupun tidak semuanya menyala), kotak P3K, pemecah jendela untuk keadaan darurat, dan alat pemadam kebakaran. Tak hanya nyaman, menaiki bus ini juga lebih hemat bagi penumpang yang ingin lanjut naik TransJakarta karena tak perlu membayar lagi. Jadi, perjalanan dari Rempoa ke Senayan, HI, atau bahkan Stasiun Kota, bisa ditempuh hanya dengan biaya Rp3500 saja.
Kalau sudah begini, harapannya tentu para penumpang dapat menjaga kebersihan dan ketertiban di dalam bus. Misalnya dengan mematuhi larangan yang terpampang di jendela.

Tempat sampah

Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Tibalah bus di Terminal Blok M. kami langsung turun dan masuk ke Blok M Mall untuk sekedar iseng muter-muter. Bagi penumpang yang ingin lanjut dengan TransJakarta, jangan terburu-buru turun dari bus. Tunggu sampai bus sampai di depan lagi, baru turun untuk kemudian pindah ke lajur TransJakarta tanpa perlu membayar lagi.

Karena tujuan utama kami memang jalan-jalan dengan bus MiniTrans, kami pun tak berlama-lama di Blok M dan langsung menuju antrian bus 1QM yang menuju Rempoa. Ketika antri harap perhatikan petunjuk di bagian atas halte, karena antrian untuk tiap jurusan beda-beda. Di lajur 3 sendiri ada antrian arah Cipedak, Joglo, Bintaro, dan Rempoa. Hampir saja kami mengantri di antrian Joglo. Wkwk.

Perjalanan pulang pun lancar dan nyaman, bocil sampai ketiduran. Tapi ada satu catatan, ukuran kursi dalam bus ini lebih kecil dibanding di Metromini. It’s not a big deal for me though.

10 komentar:

  1. Betah nongkrong disini..:)

    BalasHapus
  2. bentar lagi ada rencana ke jakarta nih. bisa bikin seneng anak nih liat Tayo secara di Batam mana pernah ya kan.

    BalasHapus
  3. Jakarta terus berbenah dan makin oke ya..
    mantaap...

    BalasHapus
  4. Mbak kok terpana karena disana bisnya cuma berhenti di stasiun, dimana-mana emang gitu, hanya di Batam yang beda kok, wkwkwkw.. Batam emang yahud =))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Iya kak.. Terpana lho aku.. Ternyata emg bs jg disiplin kyk negara tetangga..��

      Hapus
  5. Ngajakin anak kecil naik bus ini emang bagus dan aku baru tau loh kak kalo di dalam bus ada pemadam apinya wkkkkk. Ntar mau lihat juga deh di Trans Batam, ada apa nggak pemadam apinya, secara kalo naik bus ga pernah merhatiin, hehe.

    BalasHapus
  6. Ah jadi kangen Jakarta.. cute banget itu mini trans-nya mba

    BalasHapus
  7. Asyikk liburan tole. Haha kok bisa tiketnya lebih murah dari pada dibatam yak wkwwk disini kan 4000 ya.Btw emang kalau biasa ngebus dibatam terus ngebus diluar batam jd gimana gitu yak kita

    BalasHapus
  8. Udah lama banget gak naik bus di jkt. Terakhir waktu belum nikah. Masih musim kejar2an bis yg udh jln. Sekarang udah berbenah ya moda transportasi ibukota

    BalasHapus
  9. Wahhhhh tole jalan2..... Asyik ya naik Tayo. Btw, murah juga yaa ongkosnya.

    BalasHapus